TB

<< MTs. NEGERI 2 LOMBOK BARAT >> << ISLAMI, UNGGUL, DAN TERAMPIL >>

Selasa, 28 Juli 2020

PUISI PANDEMI COVID-19



    KELUARGA TERSAYANG DITENGAH PANDEMI COVID 19
Karya : Abdul Azis Faradi,M.Pd

Keluarga tersayang,ditengah pandemi covid 19
Engkau hadir dalam pelukaan kehangatan cinta kasih sayangmu
Kini tak terbayang,ditengah suasana pandemi covid 19
Engkau hadir dalam kebersamaan dan suasana penuh bahagia
Namun, cinta penuh harapan terbagi dalam bingkai kebersamaan
Kini tak pernah terbayang dikala pandemi covid 19,
Keluarga tersayang, hadir disetiap waktu dan masa,
Cinta kasih yang terasa disaat kini dan nanti
Walaupun dihari-hari sebelumnya kita disibukkan,
Suasana tugas dan kesibukaan masing-masing anggota keluarga,
Hampir cinta kasih terpisah oleh ruanmg dan waktu
Namun, kini saat pandemi covid 19,keluarga terus bersama menanti
 Pelukaan kehangatan dan cinta kasih sangat terasa
 Walau waktu hampir sepenuhnya di rumah saja
Semua peristiwa dibalik ujiaan ada rahasia yang manusia,
Takkan pernah tahu makna tersirat dibalik apa yang terjadi,
Namun,kini kita rasakaan hangatnya kebersamaan dalam pelukan
Cinta dan kasih sayang dalam keluarga inti sangat terasa
Bahagia,tak terbendung,kasih sayang tak terbayang                             



   KELUARGAKU DAMBAAN KASIHKU
Karya :  Abdul Azis Faradi,M.Pd

Keluarga dekatku menyatu dalam kehangatan kasihmu
Sayangmu tak dapat tergantikaan dengan apapun
Dambaan setiap insan yang terpatri dalam hati
Keluarga dekatku menyatu dalam dekapan kasih sayangmu
Suami istri ,dan anak-anaku hadir ditengah suasana pandemi covid 19
Semua orang harus terdiam dalam rumah,terpatri sitgama pandemi
Tapi,suasana semua itu hilang dikala semua hadir dalam kebersamaan
Keluarga bersatu dalam semangat kasih sayang penuh harapan
Kita tidak akan pernah kehilangan cinta kasih yang takkan pernah berakhir
Suami,Istri dan anakku hadir dalam suasana penuh ceria,
Waktu-waktu ku habiskan untuk mengaji bersama, dengan lantunan suara merdu
Sholat berjamaah,berdoa menenangkan hati kami dalam kebersamaan,
Taburan benih cinta di hati setiap keluarga dalam kebersamaan setiap waktu
Hari-hari silih berganti,bagaikan pasang surut gelombang kehidupan
Suka duka terasa dalam bingkai kebersamaan dan cinta kasih diantara kami
Walau kini Pandemi Covid 19 tengah menguji kami semua,
Namun, itu semua harus dihadapi penuh kesabaran,
Karena keluargaku bahagia dambaan insan beriman


KELUARGA TUMPUAN HIDUPKU
                  Karya : Abdul Azis Faradi,M.Pd

Keluargaku menjadikan rumahku surgaku
Kujadikan rumahku dengan kedamaaian dan kebahagiaan
Karena,hari-hari terisi dengan lantunan Ayat-Ayat Suci-Mu
Keluarga intiku, tumpuan harapan hidupku
Kutaburkan benih-benih kasing sayang semuanya
Merajut bahtra kehidupan dengan penuh tantangan
Takkan menyurutkan perjuangan hidupku walau ditengah pandemi covid 19
Kini keluarga intiku terus memacu semnagat perjuangan hidupku
Ditengah suasana tak menentu
Disi kami hadir dalam kehangatan cinta kasih buat keluarga intiku
Betapa tidak,dihari-hari biasanya,kami disibukkan dengan berbagai aktivitas hidup
Kini semua sangat terasa bahagia, kumpul semua
Merajut bahtra cinta dan sayang buat semuanya
Dekapan kehangatan dalam keluarga dekat menjadi tumpuan hidupku
Keluarga bahagia dan sejahtera tidak terukur dari banyaknya materi yang ada
Kelurga terasa bahagia bila kumpul dalam kebersamaan dalam balutan cinta kasih sayang orang tua dan anak-anaknya.
Kini dan nanti terus terbangun harapan bahagia dalam suasana bersama

Minggu, 19 Juli 2020

KALENDER PENDIDIKAN 2020/2021

Kalender Pendidikan T.P.2020/2021
Sebagai bahan acuan semua guru untuk menyusun semua kegiatan pembelajaran maka kalender pendidikan sangat penting. Dalam hal pembuatan Kalender Pendidikan, MTs. negeri 2 Loimbok Barat mengacu pada Kalender pendidikan Tahun pelajaran 2020/2021 yang telah dikeluarkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Agama islam kementerian Agama Republik Indonesia. 

Jumat, 20 Maret 2020

GURU BUAT BLOG




Dalam rangka meningkatkan kompetensi guru, Koordinator PKB MTs.Negeri 2 Lombok Barat, H.Abdul Azis Faradi, menginisiasi untuk mengkoordinir guru-guru di lingkungan MTs.N.2 Lombok Barat untuk mengisi kegiatan libur Corona dengan pelatihan pembuatan blog.  Kegiatan ini sangat diapresiasi oleh Sahimi, selaku kepala madrasah. Dalam sambutannya, kepala madrasah sangat berharap kepada semua guru untuk mengikuti kegiatan ini dengan seksama dan dalam tempo yang seefsien mungkin. Kepala madrasah juga menyampaikan terimasih kepada Kepala lab Komputer, Nasrudin, selaku nara sumber dalam kegiatan pembuatan blog ini.

Semetara itu Abdul Azis faradi, selaku Koordinator PKB secara singkat memberikan harapan dan dorongan kepada semua guru untuk mulai menulis 'tulisan ilmiah, terkait dengan kebutuhan masing-masing guru dalam menyiapkan bahan kenaikan pangkat. Beliau, selaku penulis aktif di berbagai media, memberikan gambaran bahwa menulis tidaklah sesulit yang dibayangkan selama ini. Bagi seorang penulis pemula, guru sebaiknya segera mememulai menulis, minimal dalam bentuk draft sederhana.

Selanjutnya, Nasrudin, selaku pemateri, dalam paparannya menggambarkan pentingnya guru memiliki blog dengan berbagai domain. Hal ini  karena menurutnya, masing domain memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Blogspot misalnya, mnurutnya dari segi tampilan lebih dinamis dan menarik karena menyediakan desain-desain yang cuantik-cuantik. 



Rabu, 18 Maret 2020

(UAMBNBK) "RASA CORONA"


Proktor pake masker
Walaupun dalam suasana tegang, karena isu COVID-19, UAMBNBK tahun pelajaran 2019/2020 tingkat madarasah tsanawiyah tetap dilaksanakan. Ketetapan pelaksanaan ujian ini tidak terpengaruh dengan adanya edaran dari pemerintah daerah provinsi Nusa Tenggara Barat yang secara khusus meliburkan sekolah dan madrasah selama 14 hari untuk memotong mata rantai penularan COVID-19. Dalam kondisi seperti ini memang tidak ada perlakuam spesial baik kepada siswa selaku peserta ujian maupun guru selaku panitia ataupun pengawas ujian. Bahkan, kadang kondisi ini mejadi sumber inspirasi untuk berkelakar ketika siswa atau guru mau bersalaman. Biasanya kalau guru laki (ustadz) mau disalamin oleh siswa dan kebetulan ustazdnya sudah berwuduk maka cukup merekan mengatakan "maaf saya sudah wuduk". Tapi sekarang mereka akan mengganti (sambil berkelakar) mengatakan "maaf corona". Bahkan untuk guru kondisi ini menginspirasi untuk membuat tulisan/pesan "semua kegiatan diliburkan kecuali cicilan".
Terlepas dari gambaran suasana ujian di atas, ujian kali ini secara umum berjalan dengan sukses, aman,tertib dan terkendali. Sesi-sesi ujian, yang terbagi menjadi 3 sesi, tetap berjalan dengan aman. walaupun untuk sesi terakhir (ketiga) yang semestinya dilaksanakan mulai jam 14.00 dimajukan pelaksanaannya menjadi jam 12.00 berdasarkan saran dari kepala madrasah dan atas persetujuan pengawas ujian. Semua peserta ujian, kecuali yang menyatakan diri berhenti, hadir sesuai dengan sesi mereka masing-masing.

Secara teknis, UAMBNBK tahun ini masih bercampur dengan peserta dari madrasah satu atap Sesela yang sekarang telah menjadi MTs.Negeri 3 Lombok Barat sebanyak 11 orang. Juga untuk pengadaan perangkat ujian (komputer) panitia meminjam dari guru dan pihak lain untuk memenuhi ketercukupan setiap sesi. Untuk kepengawasan UAMBNBK dilaksanakan secara silang penuh dengan pengawas dari anggota KKM wilayah II Lombok Barat sebanyak 2 orang masing-masing ruangan.

Ada beberapa kendala teknis yang dihadapi oleh proktor maupun teknisi selama penyelenggaraan UAMBNBK tahun ini. Pertama, pada waktu sinkron, pelaksanaan sinkron tidak bisa dilaksanakan sesuai dengan jadwan yang telah diberikan. Hal ini terjadi sebagai akibat banykanya server-server daerah yang ditampung oleh server pusat. Bagi teknisi, kendala yang masih dirasakan adalah keterbatan perangkat dimana untuk mencukupi harus meminjam. Di samping itu juga ada beberapa sarana pendukungf seperti kabel LAN yang sudah mulai unpluig sendiri. Termasuk disini adalah beberapa komputer yang perlu diinstall ulang agar lebih cepat dalam mengakses program-propgran ujian yang berbasis komputer.


Senin, 09 Maret 2020

ASESSMEN KOMPETENSI MINIMAL (AKM)

Pada Ujian Akhir sekarang ini (2019/2020) pemerintah, lewat Puspendik selaku otoritas penyelenggara Ujian Nasional mulai mewacanakan AKM. Pelaksanaan AKM kali ini meliputi dua peruntukan, guru dan siswa. Bagi guru, pertanyaan-pertanyaan di AKM meliputi uji kemampuan literasi, kemampuan logika matematika (numerik) dan survey sekitar tugas-tugas guru sebagai tenaga profesional. Sementara bagi siswa, pertanyaan-pertanyaan dalam AKM selain menguji lietrasi, kemampuan ligika matematika, juga menyajikan pertanyaan-pertanyaan yang bersifat pembangun karakter siswa, serta angket tentang latar belakang siswa (hobi, kebiasaan, dan cita-cita).


Dalam pelaksanaan AKM ini masing-masing siswa atau guru diberikan waktu yang sama (30) menit untuk menjawab soal-soal AKM dengan berbagai macam bentuk soal. Secara acak sistem memberikan soal yang beragam kepada setiap peserta tes. Ada peserta yang mendapatkan soal terkait dengan iklan, bacaan singkat, dan grafik dengan bentuk essay singkat, mencentang, setuju-tidak setuju, mengurutkan, dan sebagainya. 



Senin, 24 Februari 2020

GURU YANG BAIK







5. Mempunyai tanggung jawab sosial dengan ikut berpartisipasi dalam menyelesaikan problem-problem sosial kemasyarakatan.


Menurut pandangan islam, sebagaiaman termaktub dalam Al-Qur'an bahwa guru yang baik adalah:

1. Adapun guru yang ideal menurut ayat 1-5 surat al-‘Alaq adalah;

Pertama, Seorang guru mestilah memiliki ilmu dan wawasan yang luas. Sebab, bagaimana mungkin kita akan mencapai hasil yang maksimal dalam mendidik dan menagajar, jika kualitas dan sumber daya gurunya sangat minim dan terbatas. Itulah sebabnya, Allah yang menyebutkan Dzat-Nya sebagai Pengajar manusia yang mengajarkan apa yang belum diketahuinya. Seperti dalam surat al-‘Alaq ayat 5.

2. Seorang guru mestilah mampu mendorong dan memberikan motivasi kepada semua muridnya untuk selalu aktif dan kreatif. Seorang guru idealnya adalah tidak memaksa muridnya untuk belajar, namun lebih kepada pemberian motivasi dan rangsangan. Itulah sebabnya, kata iqra’ (bacalah) diulang dua kali dalam surat al-‘Alaq ayat 1 dan 3.


3. Sementara guru yang ideal menurut surat al-Kahfi [18]: ayat 60-82.Seorang guru hendaklah orang yang tidak hanya mamapu memahami fenomena, tetapi juga mamapu memahami nomena. Seorang guru bukan hanya bisa memahami yang tanpak nyata, namun juga mampu memahami sebab di balik yang tanpak itu. Dengan bahasa lain, seorang yang ideal adalah orang yang memiliki kebijaksanaan, di mana dia mampu mencari akar sebuah permasalahan. Itulah sebabnya, nabi Musa di suruh berguru kepada nabi Khidr, karena Khidr memiliki kebijaksanaan. Dia mampu melihat fenomena dan juga mampu memahami nomena serta penyebab munculnya fenomena tersebut.


4. Selanjutnya, sikap guru yang ideal menurut surat an-Naml [27]: 15-44 Seorang guru harus menyadari bahwa dia adalah seorang yang memiliki ilmu, sehingga memiliki tanggung tanggung jawab moral terhadap ilmu yang dimilikinya untuk menyebarluaskan dan mengajarkannya kepada manusia. Hendalak setiap guru berkeingianan untuk menjadikan anak didiknya seperti dirinya atau melebihi dirinya. Itulah yang ditunjukan oleh nabi Sulaiman as. dalam ayat 16.

Jumat, 14 Februari 2020

GLADI BERSIH AUMBN-BK


Gladi Bersih adalah istilah yang digunakan untuk mengacu pada persiapan terakhir pemerintah dalam hal ini peyelenggara ujian nasional yang berbasisi komputer. Gladi Bersih ditujukan untuk mengetahui sejauh mana sistem CBT dan Server yang akan digunakan nanti pada ujian utama dapat diakses secara lancar oleh setiap madrasah yang ikut dalam ujian nasional yang berbasisi komputer. 


Namun demikian, Gladi Bersih juga sangat bermanfaat bagi peyelenggara di tingkat satuan pendidikan. Proktor dan tehnisi akan dapat mengetahui kemungkinan-kemungkinan kendala yang akan terjadi nanti ketika ujian utama dilaksnakan. Setidaknya, bagi proktor dan tehnisi Gladi Bersih ini dapat memberikan rasa percaya diri dalam mengemban tugas penyeleggaraan ujian nasional berbasisi komputer. Bahkan bagi sebagian petugas, kegiatan ini bisa menjadi inspirasi untuk mendisain aplikasi sederhana baik untuk ujian maupun belajar dalam rangka menyongsong gerakan belajar digital.