TB

<< MTs. NEGERI 2 LOMBOK BARAT >> << ISLAMI, UNGGUL, DAN TERAMPIL >>

Senin, 01 Februari 2021

SILATURRAHMI DAN PEMBINAAN ASN

Pada hari, Senin, 01 Februari 2021, kegiatan diadakan silaturrahmi dan pembinaan ASN (guru PNS dan Pegawai PNS) oleh Bapak kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat, H.Jalalussayuthi,M.Pd.Acara diawali dengan pemberian informasi tentang Siharka oleh Kasi Kepegawaian, H.Fahrurrozi. Dalam arahannya, Fahrurrozi, mengharapkan kepada semua ASN yang berada di bawah satker MTs.Negeri 2 Lombok Barat untuk segera melaporkan harta kekanyaannya selama tahun 2020 melalui aplikasi Siharka.Selain itu , beliau juga memeberikan informsi terkait dengan pengajuan usul kenaikan pangkat. Beliau mendorong kepada semua ASN yang akan mengusulkan diri untuk naik pangkat agar segera menyerahkan berkas ususlannya ke kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat. 

 Sebagai acara inti, yakni pembinaan ASN oleh Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Barat dimulai sekitar pukul 09.00. Dalam pembinaannya, kepala kantor pada intinya menyampaikan beberapa hal, terutama sekali berkisar tugas dan tanggung jawab ASN selaku guru yang sudah disertifikasi. Sebagai guru, ASN harus lebih memaksimalkan tugasnya dalam membimbing, mendidik, mengajar, melatih, dan menilai kemajuan belajar siswa binaannya.

Kamis, 21 Januari 2021

SOSIALISASI PENERIMAAN SISWA BARU

 

TIM MAN IC

Pada Hari Kamis, 21 Januari 2021, di ruang multi media baru dilaksanakan sosialisasi penerimaan siswa baru tahun pelajaran 2021/2022. Pada kesempatan ini ada dua madrasah yang memberikan sosialisasi   yaitu MAN Insan Cendekia Lombok Timur dan MAN PK Mataram. 

Pada kesempatan pertama, MAN Insan Cendekia melalui Tim (dua orang) memaparkan tentang di mana, kapan dan seperti apa MAN Insan Cendekia. Dalam penjelasannya kepada siswa kelas IX Tim menyampaikan bahwa MAN Insan Cendekia Lombok Timur merupakan salah satu MAN, Madrasah Aliyah Negeri, yang dibentuk khusus untuk menyiapkan siswa dalam bidang sains. Dengan kata lain siswa yang belajar di MAN Insan Cendekia akan mendapatkan bimbingan dalam mempelajari sains, baik sosial maupun alam, ataupun fisika. Siswa, dalam mempelajari ilmu pengetahuan akan lebih diarahkan untuk 'menemukan' sesuatu yang baru dari keilmuan maupun keterampilan.

Siswa Kelas IX

Sementara pada kesempatan kedua, Tim sosialisasi dari MAN PK Mataram memaparkan keberadaan MAN PK yang khusus dibentuk oleh Kementerian Agama untuk menyiapkan generasi muda (siswa aliyah) menjadi 'ulama' yang moderat dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia. Dalam penjelasannya juga disampaikan berbagai macam fasilitas yang disediakan oleh pengelola MAN PK Mataram seperti asrama, fasilitas olahraga, fasilitas belajar dan berbagai kegiatan kajian keagamaan. 

TIM MAN PK

Sementara itu, Wakamad bidang Kurikulum, Akmaludin, yang mewakili kepala madarasah, menyampaikan terima kasih kepada TIM baik MAN Insan Cendekia Maupun MAN PK yang telah memberikan informasi lebih dini kepada siswa kelas IX yang sebentar akan menyelesaikan pendidikannya. Khusus kepada para siswa, beliau mengharapkan agar siswa dapat menjadikan informasi tersebut sebagai salah satu bahan dalam mempertimbangkan ke mana mereka akan melanjutkan pendidikannya. 

Kamis, 07 Januari 2021

PEMBELAJARAN TATAP MUKA SEMESTER GENAP DIMULAI


 

SAHIMI,S.Pd.M.Pd.
KEPALA MADRASAH
Setelah pembagian rapot dan libur semester ganjil, pelaksanaan pembelajaran normal terbatas untuk semester genap dimulai. Hal ini dimulai dengan Apel Bendera peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke 75. Dalam apel ini, Waka Kurikulum, Akmaludin,M.Pd.(selaku pembina upacara), mewakili kepala madrasah menyampaikan bahwa "walaupun masih dalam suasana pandemi Covid-19, siswa harus tetap belajar. Dan Alhamdulillah kita termasuk yang diijinkan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka langsung", demikian pungkasnya. 

Diperbolehkannya MTs.Negeri 2 Lombok Barat menyelenggarakan pembelajaran tatap muka langsung adalah karena sudah memenuhi kelengkapan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19. Selain itu juga 'simulasi pembel;ajarn tatap muka langsung' sudah dilaksanakan  sebulan, di akhir semester ganjil.



Prosedur pelaksanaan pembelajaran tatap muka langsung pada semester genap ini, persis sama dengan prosedur pembelajaran ketika simulasi dilaksanakan. Pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan dengan model shift, dengan rincian Kelas IX belajar pada Hari Senin dan Kamis, Kelas VIII belajar pada hari Selasa dan Jumat, dan Kelas VII belajar pada hari Rabu dan Sabtu. Selain itu pelaksanaan pembelajaran tatap muka langsung sekarang ini memberikan waktu tatap muka bagi setiap mata pelajaran selama 50 menit (setara dengan 2 Jam Pelajaran). Adapun pengaturan waktu adalah dimulai jam 07.30 dan berakhir jam 10.50 dengan tanpa jeda untuk istirahat.


Senin, 30 November 2020

HARI GURU NASIONAL (HGN) KE 75-"HGN MASKER"

Selain jumlah peserta yang sangat minim, juga hampir semua siswa dan guru menggunakan masker dan menjaga jarak selama upacara dilaksanakan. Bahkan dalam menyanyikan lagu, lebih banyak diiringi oleh instrumentalia saja. 

Namun demikian, peringatan HGN tahun ini masih dimeriahkan dengan pemotonga nasi tumpeng oleh kepala madrasah. Kepala medrasah dalam penyampaian amanatnya, membacakan pidato menteri pendidikan. 

SIMULASI AKM SISWA KELAS VIII

Sebagai konsekuwensi tidak dilaksanakannya Ujian Nasional untuk siswa MTs.Kelas IX, pemerintah lewat kementerian Pendidikan telah menggagas ujian bentuk lain yaitu Assesmen Kompetisi Minimal (AKM). AKM ini akan mengukur kompetensi dasar yang harus dimiliki siswa meliputi kompetisi Literasi dan Numerik. Pada tingkat kompetensi literasi, siswa diberikan berbagai macam jenis bacaan yang kemudian siswa diberikan pertanyaan tentang isi bacaan dalam bentuk pilihian ganda, benar-salah, isian pendek.
Pada tataran kompetensi numerik, siswa diberikan teks dalam bentuk tabel, deret angka yang kemudian pertanyaan disajikan untuk mengukur kemampuan berhitung siswa terkait dengan informasi yang ada pada teks yang diberikan.

Yang pertama adalah AKM. AKM ini dirancang untuk mengukur hasil belajar kognitif (literasi dan numerasi) peserta didik. Literasi dan numerasi itu apa sih? Kemampuan literasi di sini erat kaitannya sama kemampuan kita dalam memahami suatu informasi dari bacaan. Sedangkan untuk numerasi sendiri berkaitan dengan kemampuan mencerna informasi dalam bentuk angka atau kuantitatif.

Bagian kedua adalah survei karakter. Kalau AKM digunakan untuk menguji kemampuan kognitif siswa dalam bidang literasi dan numerasi, survei karakter ini dirancang untuk mengukur capaian belajar siswa dalam bidang sosial emosional berupa pilar karakter dengan tujuan untuk mencetak Profil Pelajar Pancasila.

Bagian ketiga atau terakhir adalah survei lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi dan memetakan aspek pendukung kualitas pembelajaran di lingkungan sekolah. 

Jika sebelumnya ujian akhir digunakan untuk menguji hasil belajar siswa sebagai syarat kelulusan, Asesmen Nasional boleh dibilang melakukan pengujian secara lebih luas. Hal ini dilakukan dengan tujuan melakukan pemetaan dasar dari kualitas pendidikan yang nyata ada di lapangan. Sebagaimana dikatakan oleh Mendikbud Nadiem Makarim “Hasil Asesmen Nasional tidak ada konsekuensinya buat sekolah, hanya pemetaan agar tahu kondisi sebenarnya.”

Enggak sebatas melakukan pemetaan saja loh gaes. Kemendikbud juga akan membantu sekolah dan dinas pendidikan daerah dengan cara menyediakan laporan hasil asesmen yang berisi penjelasan profil kekuatan dan area perbaikan tiap sekolah dan daerah.

SIMULASI PEMEBELAJARAN TATAP MUKA

Pengarahan Kepala Madrasah
 Setelah melaksanakan pendampingan Belajar Di Rumah (BDR) lima bulan, Juli sampai dengan pertengahan Nopember 2020, MTs.Negeri 2 Lombok Barat mulai melaksnakan simulasi pembelajaran tatap muka. Kegiatan simulasi tatap muka ini didasari atas himbauan Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kabuipaten Lombok Barat yang telah berkoordinasi dengan satgas penangan penyebaran Covid-19 Kabupaten Lombok Barat. 

Dalam pelaksanaan Simulasi Pembelajar Tatap Muka ini, ada beberapa hal yang harus dipenuhi baik sebelum kegiatan dilaksanakan maupun pada saat kegiatan dilaksanakan. Sebelum kegiatan dilaksanakan pihak madrasah telah menyiapkan fasilitas pendukung seperti tempat cuci tangan di depan setiap kelas, alat pengukur suhu tubuh, sanitizer, dan masker. Selain itu secara administrasi pihak madrasah juga harus memiliki doumen tertulis berupa Surat Pernyataan Orang tua untuk memberikan ijin kepada putra-putriny untuk mengikuti kegiatan simulasi

Suasana Belajar Simulasi

Pelaksanaan pendampingan Belajar Di Rumah (BDR) yang telah dilaksanakan dari bulan Agustus sampai dengan bulan Oktober ternyata banyak menyisakan persoalan. Persoalan atau permasalahan yang dihadapi/ditemukan selama BDR bisa dikategorikan menjadi beberapa persoalan.

1.      Persoalan Siswa

Permasalahan yang terkait dengan siswa adalah:

·     Sampai dengan akhir bulan Oktober masih ada siswa yang belum pernah sama sekali hadir di tempat pendampingan BDR (20 %)

· Siswa yang sering hadir di pendampingan BDR sudah mulai memperlihatkan kebosanan/jenuh

· Masih ada siswa yang ditemukan tidak melaksanakan protocol kesehatan secara konsisten (sering tidak memnbawa masker) selama kegiatan BDR berlangsung

·     Masih ada siswa yang hanya membawa buku (LKS) seadaya pada setiap BDR

2.      Persoalan Guru

Permasalahan yang timbul dari guru adalah

·       Ada beberapa orang guru yang nampak mulai kurang bergairah dalam melaksanakan pendapingan BDR. Hal ini terlihat dari banyak guru yang datang terlambat ke tempat BDR

·  Guru menemukan kesulitan dalam merekap absensi dan atau presensi siswa pada kegiatan BDR

·   Guru kesulitan melaksanakan evaluasi karena keterbatasan waktu

·       Guru, terutama wali kelas, menemukann kesuliatan dalam melaksanakan pembinaan kelasnya

 


 


Rabu, 30 September 2020

LATIHAN AKM GURU

 Dalam rangka menyiapkan diri untuk menghadapi Assesmen Kompetensi Minimal (AKM) bagi guru di lingkung Kemeneterian Agama, MTs. Negeri 2 Lombok Barat berinisiasi untuk mengadakan uji coba pelaksanaan AKM. Uji coba AKM dilaksanakan di ruang Lab.Komputer yang difasilitasi oleh Koordinator PKB, Proktor, dan teknisi. Kegiatan ini dilaksnakan pada hari Rabu, 30 September 2020.

Dalam sambutannya Kepala MTs.Negeri 2 lombok Barat, Sahimi, menyampaikan bahwa "kegiatan seperti sangat bermanfaat bagi semua guru untuk mengantisipasi kegiatan AKM nanti pada bulan November 2020. Minimal menurut beliau melalui kegiatan ini guru akan mendapatkan gambaran umum tentang bentuk dan isi dari materi yang akan diujikan nanti pada AKM yang sesungguhnya. 

Secara teknis, kegiatan uji coba AKM ini memanfaatkan blog madrasah (mtsn2lombokbarat.blogspot.com) sebagai media online pada kegiatan ini. Pengelola blog (proktor dan tehnisi) memanfaatkan aplikasi google form yang ada pada blog. Soal didesain dalam bentuk pilihan ganda dengan empat option (pilihan) jawaban sebanyak 100 item soal. Keseluruhan soal mencakup 2 kompetensi yang diujikan yaitu Kompetensi Pedagogik dan Kompetensi Profesional. 

Kedua kompetensi yang diujikan mencakup teori belajar, kesulitan belajar siswa, model pembelajaran, perangkat pembelajaran (silabus dan RPP), penilaian, remidi dan pengayaan. Untuk durasi pelaksanaan ,masing-masing guru diberikan waktu selama 120 menit dengan aasumsi 1 item soal dikerjakan dalam waktu 1 menit. Adapun hasil uji coba AKM tersebut terlihat dalam tabel berikut ini.



YANG INGIN BERLATIH SILAHKAN KLIK TAUTAN DI BAWAH INI


1. LATIHAN SOAL UNTUK KEPALA KLIK
2. LATIHAN SOAL UNTUK GURU KLIK
3. LATIHAN SOAL UNTUK PENGAWAS KLIK
4. LATIHAN SOAL PTK KLIK
5. LATIHAN SOAL NUMERIK KLIK
6. LATIHAN SOAL TAMBAHAN KLIK
7. LATIHAN SOAL AKG BK KLIK

DIMENSI KOMPETENSI GURU


1. PEDAGOGIK

a. Menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, sosial, kultural, emosional, dan intelektual.

b. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik.
c. Mengembangkan kurikulum yang terkait dengan mata pelajaran/bidang pengembangan yang diampu.
d. Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik.
e. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk kepentingan pembelajaran.
f. Memfasilitasi pengembangan potensi peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensi yang dimiliki.
g. Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun dengan peserta didik.
h. Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar.
i. Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi untuk kepentingan pembelajaran.
j. Melakukan tindakan reflektif untuk peningkatan kualitas pembelajaran.

 

2. PROFESIONAL

a. Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu.
b. Menguasai kompetensi inti dan kompetensi dasar mata pelajaran/bidang pengembangan yang diampu.
c. Mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif.
d. Mengembangkan keprofesionalan secara berkelanjutan dengan melakukan tindakan reflektif
e. Memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk berkomunikasi dan mengembangkan diri.

Pembahasan untuk Latihan AKG Guru lihat di sini
template ARD untuk siswa download